Edukasi Tentang Madu oleh Madu Suwita

Isnina, S.Si. dan Suyadi S.T., pemilik usaha Madu Suwita, anggota Ikatan Lebah Madu Indonesia (ILMI) dan KTH Laskar Wana Trigona.

Sumber: Edukasi Madu Asli! Nyaris Tidak Bisa Dibedakan! (UMKM Madu Suhita), 21 November 2020

Narasumber: Isnina, S.Si. dan Suyadi S.T.

Pendahuluan: Madu Suhita adalah madu murni yang memiliki beberapa peternakan lebah di Pulau Sumatra. Madu ini dijamin tidak mengalami fermentasi. Nama “Suhita” diambil dari Ratu Suhita, ratu Majapahit pertama.

Pelajaran dari video ini:

1. Fakta penting di pasar

  • 80% madu di pasaran tidak murni.
  • Jenis madu tidak murni ada 3:
    1. Sintetis → sama sekali bukan dari lebah, racikan gula/sirup dapur.
    2. Oplosan → madu asli dicampur bahan lain (gula, air, dll).
    3. Syrup feeding → madu tetap dari lebah, tetapi lebah diberi pakan sirup gula, bukan nektar bunga alami.

  • Asli ≠ Murni: madu bisa asli (dari lebah), tetapi tidak murni bila pakan lebah berupa sirup.

2. Sumber madu murni

Madu murni hanya berasal dari nektar alami, ada 3 sumber utama:

  1. Nektar bunga (flora) → contoh: bunga kaliandra, rambutan, durian.
  2. Nektar ekstrabunga (ekstraflora) → keluar dari bagian tumbuhan selain bunga, misalnya pangkal daun akasia, singkong, atau karet.
  3. Honeydew (air kencing serangga di pohon tertentu, seperti di Eropa Timur & Turki).

3. Lebah penghasil madu

  • Apis cerana: lebah lokal Indonesia.
  • Apis mellifera: lebah impor, umum di industri besar.
  • Apis dorsata: lebah hutan liar, sulit dibudidayakan.
  • Trigona (kelulut/lanceng): lebah tanpa sengat, menghasilkan madu + propolis.
  • Apis andreniformis: lebah kecil, hitam, bersarang tunggal.

Fakta penting:
Menurut keterangan narasumber, Indonesia menyimpan 80% spesies lebah madu dunia, menjadikannya negara dengan variasi madu terbesar.

4. Hoaks seputar madu

Banyak mitos keliru di masyarakat:

  1. Madu murni tidak membeku di kulkas → hoaks.
    • Madu murni bisa mengkristal/mengendap. Madu yang kadar glukosanya tinggi akan cepat mengkristal.
    • Madu karet dan kaliandra cepat mengkristal, sedangkan madu randu bisa bertahun-tahun baru kristal.
  2. Madu asli jika ditaruh di air akan membentuk sarang hexagonal → hoaks.
    • Cairan lain seperti sabun pencuci piring atau kecap pun bisa membentuk pola yang sama.
  3. Madu asli tidak larut dalam air → hoaks.
    • Semua madu bisa larut, tergantung kadar air atau kekentalannya.
  4. Warna menentukan keaslian/khasiat → hoaks.
    • Warna madu tergantung jenis nektar, bukan kualitas.

5. Penanganan pasca panen

  • Kadar air madu menentukan kualitas.
    • Di musim hujan, kadar air bisa tinggi (28%).
    • Di musim kemarau, kadar air bisa rendah (20–24%).
  • Jika kadar air terlalu tinggi, maka madu akan mudah terfermentasi (glukosa pecah jadi alkohol + CO₂).
  • Kebersihan pasca panen sangat penting. Hindari kontaminasi untuk mempertahankan kualitas madu.

6. Manfaat madu murni

Secara tradisional dan dari berbagai penelitian:

  • Energi alami → kaya gula sederhana (fruktosa & glukosa).
  • Antimikroba & penyembuh luka (madu + propolis mempercepat penyembuhan luka, termasuk luka diabetes).
  • Meningkatkan daya tahan tubuh.
  • Menyehatkan pencernaan & metabolisme.
  • Membantu diabetes. Narasumber mengatakan bahwa beberapa penelitian di Malaysia menunjukkan madu Trigona dapat memulihkan fungsi pankreas.

Catatan hukum & regulasi:

  • Di Indonesia, madu tidak boleh diklaim sebagai obat dalam label.
  • Jika ingin klaim medis, butuh izin BPOM kategori obat tradisional + penelitian klinis panjang.

7. Cara konsumsi yang dianjurkan

  • Pagi hari (perut kosong) atau malam sebelum tidur.
  • Bisa diminum langsung atau dicampur air suhu normal. Madu sebaiknya tidak diminum dengan air panas karena hal tersebut dapat merusak enzim.
  • Rutin lebih baik daripada hanya saat sakit.

9. Harga dan pasar

  • Harga madu berbeda tergantung jenis nektar, khasiat dan jumlah produksi. Contoh, madu propolis harganya jauh lebih tinggi meski volumenya sedikit.
  • Ada madu yang harganya jutaan rupiah per botol, biasanya karena langka dan tinggi khasiat. Misalnya madu hitam pelawan dari Bangka Belitung.

Kesimpulan Penting

  1. Tidak semua madu di pasaran murni, bahkan banyak yang palsu.
  2. Asli ≠ murni, karena bisa berasal dari lebah yang diberi sirup.
  3. Madu bisa berbeda warna, rasa, dan tekstur tergantung jenis lebah & sumber nektar.
  4. Khasiat madu nyata, tapi secara aturan tidak boleh diklaim obat tanpa riset resmi.
  5. Kunci memilih madu → kenali sumber & produsen terpercaya, bukan hanya tampilan.

Comments

Popular posts from this blog

163 Fakta Umum tentang Lebah

Mengenal Lebah Kelulut

Budidaya Lebah Teuweul (Tetragonula biroi) di Bogor